Rabu, 29 Januari 2014

:)


Tiap kata yang terucap tak ada lagi makna dihati
Tiap rasa yang tersirat sesungguhnya hanya fana
Tiap keinginan yang hampir terungkap hanya sebuah khayalan
Tiap harapan yang mulai muncul tertutup kenyataan besar

Aku berkata pada sepi bagaimana ini bisa terjadi
Sepi berbisik ini kesalahanku ini semua pilihanku
Entah apa yang ku pikirkan ketika mulai berharap
Andai kau kembali
Andai kau seperti pangeran di film kartun yang selalu kusuka
Andai kau menyesal
Dan andai aku dulu tak begitu
Aku yang terlalu naif
Aku yang egois
Aku yang tak pernah bisa mengerti keadaan mu


Kusalahkan usia
Terlalu muda untuk menjadi dewasa
Tapi aku ingin membentak mu
Kenapa kau menyerah dengan sebuah cobaan itu?
Karna kau tak mau lagi?
Karna kau tak ingin lagi?
Atau kau juga sama seperti ku? Salahkan usia

Kini kau sudah ingin memulai dengan yang lain
Yang kau lirik parasnya
Kau khayal senyumnya
Kau rindu tingkahnya
Kau puja sifatnya

Kau sudah berjalan
Aku menunggu
Mungkin aku butuh dinding agar bisa membenturkan kebodohanku
Atau aku hanya perlu melihat engkau bahagia dengan yang lain
Agar aku juga bisa berjalan sepertimu

Rabu, 15 Januari 2014

Hopeness


Aku memulai lagi perilaku itu. Berkata pada cermin membenci diriku. Menatap asa di langit-langit kamar seolah aku sangat bisa mencapainya.

lelah terasa tiap saat itu datang, aku seperti menjadi orang lain. seseorang yang tidak tentu arah lalu aku tersadar dan kembali lagi ke arah yang menurutku sangat benar.

mengulang hal hal tersebut hingga aku merasa aku membutuhkan orang lain untuk ku bagi hal ini. agar ia sanggup mencari cara terbaik untuk menjadikan ku seorang dewasa.

khayalan ku semakin nyata tentang orang itu. sudah dapat kurasakan namun tak beraniku untuk menyampaikannya.

karena tahu malu aku hanya bisa menunggu sebuah keajaiban kata "kalau jodoh tak lari kemana" tapi apakah hal yang kuyakini ini benar? bahwa memang harus dia yang memberikan ku sesuatu agar aku menjadi seorang dewasa?

Jumat, 02 Agustus 2013

NYINDIR KAMU BIAR SADAR !

    Umur-umur segini mungkin ditakdirksn sebagai umur GALAU. Ya umur baru lulus SMA gitu. Ada yang galau mau kuliah dimana jurusan apa, ada juga galau baru diputusin pacar alasannya sih LDR tapi yaa gitu deh, bahkan ada yang galau tapi bingung galauin apa.

Selalu seru dengerin cerita orang-orang yang sudah lulus kuliah, bagaimana mereka masuk dan berusaha untuk lulus seleksi atau bagaimana perjuangan mereka untuk memilih kampus yang tepat.

    Banyak dari orang yang aku kenal berpikir simpel saat masih kelas 3 SMA. Aku juga berpikir sesederhana "kuliah itu tinggal daftar di tempat yang kamu inginkan , masuk gak masuk untung-untugan". 
Tapi. Sangat beruntung diriku memiliki orang tua yang preventif. Mereka berpesan pd saat ak kelas 3 SMA untuk segera mencari kampus yang KEMUNGKINAN BISA MASUKNYA BESAR dan sesuai/ paling tidak ada hubungannya dengan minat. 

Ibu bilang : " Disini yang mau kuliah banyak, kalau ngikutin 'mau' kita pasti cari yang terbaik dan terbagus. Coba dipikir, apakah yg terbaik dan terbagus itu mau menerima siswa yang tidak sesuai kriteria mereka?"

 Aku berkesimpulan bahwa setiap kampus memiliki perbedaan dalam menyeleksi calon mahasiswanya. Kita harus pandai memperkirakan kita ini cocoknya dikampus yang mana. Semua harus diperhitungkan. Kenapa? karena kita di Indonesia yang masih berkembang dalam memajukan pendidikannya. Benar memang semua orang berhak mendapatkan pendidikan. Tapi dengan sarana dan kemampuan yang kurang tidak semua orang bisa mendapatkan haknya. 

Banyak teman teman yang gagal dalam seleksi masuk kuliah. Ada yang sudah mati-matian belajar namun ada yang santai saja. Menurutku, Tuhan tidak tidur. Manusia hanya bisa berusaha sebaik mungkin dan Tuhanlah yang menentukan. Jika yang sudah berusaha itu gagal ak percaya mereka sedang disiapkan rencana yg lebih indah oleh Yang Maha Kuasa. Sedangkan yang santai saja namun banyak minta itu dan sedang mengalami kegagalan karena memang tidak mau berusaha. 

Semangat teman teman yang sudah mencapai sebagian kecil dari mimipi kalian. 
Tetap berusaha ^^

Rabu, 31 Juli 2013

Iri

“Ketika teman mu gagal kau akan sedih, namun jika temanmu menjadi yg terbaik kau akan lebih sedih”

Ada sebagian orang atau mungkin kebanyakan orang , yang kalau nonton film memerhatikan dialog antar pemain hingga sedetail mungkin. Aku senang memperhatikan dialog antar pemain di film 3 idiots. Kalimat diatas terngiang-ngiang dikepalaku. Sampai hari ini aku merasakannya.

Bingung juga kalau teman kita lagi merasa gagal, mau sok bijak juga pasti kurang didengerin. Kan lg sedih banget. Tapi kalau temen kita sukses bahkan lebih sukses dari kita. Iri, kecewa dan sedih.

Harapan kita kayak dipindahin ke orang lain. Semua yang kita pengenin, yang kita rencanain-pindah ke orang lain. Seorang teman yang lain pernah berkata “ somewhere, there’s somebody who live in my dream” yap. Ada orang lain yg sedang menjalani kehidupan sesuai yang kita mimpiin.

Akan selalu ada penyesalan. Karena kita masih punya harapan.

Orang bilang kita harus syukuri apa yang kita miliki sekarang dengan begitu hidup terasa lebih bahagia. Mereka yang bilang begitu adalah orang orang yang hampir pasrah menurutku. Meraka udah gak tau lagi mau gimana untuk menghibur temannya yang sedang gagal atau sedang merasa sedih.

Harapan beda sama mimpi. Tapi ak masih belum bisa bedainnya. Meraka yang ngerti filosofi mungkin ngerti. Yang pasti sungguh ada rasa sangat sedih jika melihat temanmu lebih sukses darimu dan lebih bahagia. Namun ini rasa yang salah. Kalau kata film joshua oh joshua :
“jangan hey jangan , jangan sedih melihat teman bahagiaa, sirik itu namanya, sirik tak baik adanya , sirik tanda tak mampu, sirik buang jauh-jauuuh”

Jadi, dengan berpikir sirik berarti kita adalah orang yang tidak mampu bahkan untuk menciptakan rasa bahagia didalam pikiran sendiri..

-SELAMAT DAN SUKSES TEMANKU YANG SUDAH MENGGAPAI MIMPIMU, 
AKU SUNGGUH IRI PADAMU-


Sabtu, 27 Juli 2013

Berbahagialah 27 Juli


SELAMAT ULANG TAHUN DIAH

Aku berusaha bahagia hari ini. Ini hari kelahiranku. 18 tahun yang lalu pasti semua orang yang tahu soal kelahiranku juga bahagia. Aku tidak ingin bersedih hari ini.

Seperti biasanya hanya aku yang sendiri yang berusaha membuat hari ini spesial. Teman-temanku tidak pernah memberikan kejutan kue atau kado dihari ulang tahunku, karena ak tidak pernah begitu pada mereka. Ak pernah bertanya pada ibu mengapa orang tua ku tidak pernah merayakan ulang tahunku bahkan mengucapkan selamat.....

Ibu hanya berkata : " Kakekmu tidak ingin keluarganya begitu. Umur hanya perlu disyukuri bukan dirayakan".

Kurang lebih begitulah kalimat ibu. Setiap anak di dunia ini sangat ingin dihargai namun bingung siapa yang akan menghargai mereka.

Ak akan terus merasa bahagia walaupun sedang bersedih aku harus mensyukuri ini semua.

Ya Allah terimakasih atas kemurahanMu yang telah memberikan ak hidup bahagia ini. Berilah ak kesempatan yang lebih lama untuk selalu mensyukurinya. Amiin

Senin, 27 Mei 2013

Menikmati kelulusan dengan cara yang indah (1)

"maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang engkau dustakan?"

Saya pertama baca kalimat ini langsung terdiam. Selama in banyak skali nikmat yang telah kita rasakan tapi kita juga sering lupa siapa yang memberikan itu. Saat terjatuh dan terpuruk kita baru pergi memohon kepadaNya. berharap semua berubah seketika. Tapi tak sadar selama ini hanya bisa mendustakan nikmat berlimpah dari Yang Maha Kuasa. 

Saya baca kalimat miring itu ketika melihat ditwitter teman saya. 

Saya sadar

Saya HARUS cepat bertobat

Saya tidak punya waktu banyak

Saya hidup karena kehendakNya

Sudah saatnya

Anda juga harus

Minggu, 26 Mei 2013

Sense of promise



KUTUNGGU JANJI MU,
MANTANKEKASIHKU

"Wahai pacarku nan cantik kelak ketika akang sudah banyak uang kita akan jalan jalan ke paris ya neng?"

 atau

"Beb do'ain aku ya biar bisa jadi pejabat ntar ak datang kerumah kamu deh ak lamar kamu yaa?"

atau

"Ayang, aku tuh cintaaa banget sama kamu ak janji ga akan ninggalin kamu celmanyaah"

Ada yang pernah ngalamin itu? yup dijanji-janjiin pacar. Waktu pacaran tuh emang indah banget kita ngerasain perasaan yang beda. Judulnya mungkin sama yaitu : bahagia. Gak ada org yang jatuh cinta tanpa rasa bahagia tapi bahagia yang dirasain beda dengan bahagia kita yang lg falling in love tadi.

Dirayu, dimanja-manja, dikasi perhatian lebih dan disayangi pastinya. Semua itu sampe pada suatu masa kita dijanjiin oleh pacar sebagai tanda bukti ia sangat merasa cinta pada kita. Dari yang gak akan ninggalin sampe yang ngajak nikah.

Tetapi semua itu berubah ketika avatar telah abis hehe enggak ding semua itu berubah ketika kitas putus.
Semua janji itu seakan gak berarti lagi seiring dengan berakhirnya hubungan itu. Sedih? kecewa? pasti.
Gak ada yang bisa memastikan janji manusia itu akan jadi kenyataan. Kita sebagai manusia cuma bisa berencana tetapi hanya Yang Maha Kuasa yang memutuskan.

Untuk yang akan berjanji dan sudah terlanjur berjanji penuhilah janjimu dengan bijak jika tidak janji itu akan menunggumu di suatu masa saat kita udah gak tinggal didunia.

-kamu,yang udah berjanji banyak untuk aku-